Masuk Tahun Pilkada, Pakar Ekonomi Tekankan Pemerintah Perlu Jaga Sentimen Investasi

Malang voice – Konektivitas
3 September 2018
Ekonom Sebut Pesantrenpreneur ala HIPMI Jadi Pendorong Ekonomi Umat
3 September 2018

Ajang pesta demokrasi dalam Pilkada Kota Malang tahun ini bakal cukup berimbas di bidang ekonomi hingga infrastruktur. Pakar dan pengamat ekonomi Universitas Brawijaya (UB) Malang Prof Candra Fajri Ananda menilai momentum pilkada dapat berdampak positif maupun negatif.

Hal tersebut disampaikan usai memberi paparan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penandatanganan Perjanjian Kinerja Tahun 2018 yang digelar oleh Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan (Barenlitbang) Kota Malang di Hotel Savana. Candra menguraikan, pengaruh positif pilkada yakni naiknya belanja. “Tingkat belanja dan konsumsi akan makin tinggi, baik dari masyarakat maupun dari pemerintah,” ujarnya.

Sedangkan sisi negatifnya, pilkada bisa mendatangkan ketidakpastian perkembangan ekonomi. “Pengusaha akan berpikir ulang untuk berinvestasi jika tidak ada jaminan dan kepastian. Ini yang akan memicu pelambatan investasi,” urainya.

“Biasanya saat pilkada, investasi mandek. Sentimen seperti ini perlu diantisipasi pemerintah. Biasanya kan para investor menunggu siapa yang akan duduk di kursi pimpinan,” ucapnya.

Oleh karena itu, dia memaparkan poin-poin yang perlu diperhatikan oleh jajaran Pemkot Malang selama masa transisi.  “Yang harus dilakukan pemerintah dalam momen politik ini justru harus fokus di pelayanan dasar. Sambil tetap menjaga ketertiban,” tegasnya.

Pelayanan dasar yang dimaksud yakni penyelenggaraan fasilitas kesehatan, pendidikan, transportasi, dan layanan publik lain. “Memang agak berat di masa pilkada ini, tapi perlu dijaga sentimen positif. Apalagi tahun 2017 lalu pertumbuhan ekonomi Kota Malang lebih tinggi dibanding angka nasional,” paparnya.

Selain itu, pemerintah  perlu terus mengawasi laju inflasi yang fluktuatif. “Pada 2016 lalu pemicu inflasi adalah biaya pendidikan. Sedangkan tahun 2017 itu sektor transportasi. Tapi pemerintah cukup bisa menjaga laju inflasi di Kota Malang. Itu yang harus dipertahankan,” pungkasnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *